Bupati Syaharuddin Tegaskan Komitmen Sidrap Dukung Swasembada Pangan Nasional
- account_circle Iful -
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmen kuat daerahnya dalam mendukung program swasembada pangan nasional saat menerima audiensi Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar, Rustan Massinai, bersama tim.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Daeng Lanto Pasewang, Selasa (31/3/2026), dengan fokus pembahasan pada percepatan pertanian modern serta penguatan infrastruktur irigasi.
Turut mendampingi Bupati, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Andi Patahangi, Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Ibrahim.
Dalam arahannya, Syaharuddin menegaskan bahwa Sidrap berada di garda terdepan dalam mendukung visi besar pemerintah pusat terkait kedaulatan pangan.
“Kami sangat serius menyokong program swasembada pangan. Hasil panen Sidrap pada tahun 2024 mencapai 440 ribu ton dengan nilai Rp2,5 triliun. Setelah dilakukan optimalisasi, angka tersebut meningkat menjadi 667 ribu ton dengan nilai ekonomi Rp4,6 triliun,” ungkapnya.
Ia menilai, dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dalam bentuk modal dan bantuan program, mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas pertanian di daerah.
Melalui sejumlah program unggulan seperti Indeks Pertanaman (IP) 300, optimalisasi lahan non-rawa, hingga program listrik masuk sawah, Pemkab Sidrap kini mematok target ambisius.
“Kami menargetkan produksi pertanian di Sidrap mencapai 1 juta ton pada tahun 2026. Fokus kami adalah memaksimalkan fungsi PSDA untuk meningkatkan produktivitas dari 5–6 ton per hektare menjadi 8–13 ton per hektare,” tegas Syaharuddin.
Sementara itu, Kepala BPLIP Kelas I Makassar, Rustan Massinai, memberikan apresiasi atas transformasi sektor pertanian di Sidrap yang dinilai semakin modern dan progresif.
Menurutnya, dukungan infrastruktur seperti perbaikan sistem pupuk, irigasi, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) telah mengubah pola tanam hingga hilirisasi menjadi lebih efisien.
“Dukungan pada tahun 2025 telah mendorong Sidrap bertransformasi menuju pertanian modern. Ini turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang menjadi salah satu tertinggi di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Rustan juga memaparkan sejumlah target teknis di Sulawesi Selatan, antara lain pembangunan 45 unit irigasi tersier, 60 unit irigasi perpompaan, serta optimalisasi lahan rawa dan non-rawa guna menjamin ketersediaan air bagi petani.
Pertemuan tersebut ditutup dengan harapan agar program cetak sawah dapat segera terealisasi secara menyeluruh. Pihak BPLIP juga berkomitmen memberdayakan pengusaha lokal dalam pelaksanaan proyek fisik di lapangan agar lebih sesuai dengan kondisi geografis Kabupaten Sidrap. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar