Gathering Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Sidrap Perkuat Perlindungan bagi Petani dan Peternak
- account_circle Iful -
- calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
- visibility 41
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri Gathering Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang dirangkaikan dengan Launching Surat Edaran Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan peternak, Rabu (26/11/2025).
Acara berlangsung di Kebun Porang, Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, dan dihadiri Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidrap Aminah, serta sejumlah pimpinan OPD. Hadir pula Kepala Bapenda Rohady Ramadhan, Kadis Peternakan dan Perikanan Ahmad Dollah, Plt. Kadis Koperasi UKM Nakertrans Adli Lukman, Kabag Hukum Andi Kaimal, Kepala Desa Talumae, serta pejabat teknis terkait.
Perkuat Jaminan Sosial bagi Petani dan Peternak
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi petani dan peternak sebagai kelompok pekerja rentan.
“Family gathering ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tetapi sarana untuk meningkatkan kepesertaan agen perisai BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Syaharuddin menyebut Pemkab Sidrap terus mendorong desa agar aktif mendaftarkan masyarakat rentan ke BPJS Ketenagakerjaan. Upaya tersebut telah membuahkan hasil dengan capaian kepesertaan 46 persen.
Ke depan, pemerintah menargetkan universal coverage mencapai 70 persen lebih, termasuk mengupayakan Sidrap meraih Piala Paritrana, penghargaan Presiden bagi daerah terbaik dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Bupati menegaskan manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat besar, terutama bagi pekerja sektor informal.
“Jika terjadi kecelakaan kerja atau kematian, petani akan mendapat santunan. Anak-anak tetap bisa bersekolah dan keluarga tetap memiliki sumber usaha,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar setiap kegiatan pertanian—seperti pesta panen dan mappadendang—menjadi sarana sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.
“Dengan sinergi pemerintah daerah, desa, penyuluh, dan masyarakat, perlindungan bagi petani dan peternak dapat semakin merata,” tegasnya.
5.961 Petani Sudah Terlindungi
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidrap, Aminah, melaporkan bahwa jumlah petani di Sidrap mencapai 68.558 orang. Dari total tersebut, 5.961 petani telah terlindungi melalui keagenan perisai, atau 8,69 persen.
Menurutnya, angka ini masih perlu ditingkatkan dan membutuhkan ketelibatan penuh para penyuluh pertanian dan peternakan.
“Keberhasilan program sangat bergantung pada peran aktif penyuluh sebagai agen perisai. Dengan adanya Surat Edaran Bupati, penyuluh kini memiliki dasar kuat untuk mendorong pendaftaran,” ungkap Aminah.
Pererat Kebersamaan Lewat Family Gathering
Selain sesi resmi, kegiatan juga diisi dengan permainan, sosialisasi, serta makan bersama untuk mempererat kebersamaan antara agen perisai, penyuluh pertanian, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Acara ini diharapkan menjadi titik awal penguatan ekosistem perlindungan jaminan sosial yang lebih luas dan merata bagi petani dan peternak di Kabupaten Sidrap. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar