Karnaval Brigade Pangan di Sidrap: Semarakkan HUT RI ke-80, Gelorakan IP300
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 25 Agt 2025
- visibility 152
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) semakin meriah dengan Karnaval Brigade Pangan yang menampilkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari 11 kecamatan, Senin (25/8/2025). Momentum ini sekaligus menggelorakan program IP300 atau tiga kali tanam setahun.
Pelepasan peserta dilakukan Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Pelataran Monumen Ganggawa, sebelum melewati panggung kehormatan di Rumah Jabatan Bupati. Di lokasi tersebut, rombongan disambut langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.
Sejumlah pejabat hadir menyaksikan, di antaranya Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kapolres AKBP Fantry Taherong, Dandim 1420 Letkol Inf Awaloeddin, Kepala BBPP Batangkaluku Dr. Jamaluddin Al Afgani, Sekda Andi Rahmat Saleh, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, serta camat se-Sidrap.
Parade alsintan dengan modifikasi unik semakin semarak berkat pengemudi berpakaian ala petani dan ibu-ibu berbusana khas Bugis. Antusiasme masyarakat pun meluap sepanjang jalan dengan tepuk tangan dan sorak kegembiraan.

Sidrap Jadi Inspirasi Lumbung Pangan Nasional
Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, menegaskan karnaval ini menjadi bukti nyata pemerintah dan masyarakat Sidrap dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.
“Tahun 2024 lalu terbentuk 21 brigade pangan, tahun ini meningkat jadi 90 brigade. Jumlah ini terbesar di Sulawesi Selatan, bahkan di Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap brigade sebelumnya mendapat dukungan alsintan dan sarana pertanian senilai Rp3,3 miliar dari Kementerian Pertanian. Dengan 90 brigade pada tahun ini, potensi dana yang masuk ke Sidrap sangat besar.
“Kontribusi Sidrap sangat nyata dalam mendukung swasembada pangan Indonesia. Terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemda yang konsisten menjadikan Sidrap sebagai lumbung pangan nasional,” tambahnya.
Target Satu Juta Ton Beras
Sementara itu, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan karnaval ini membangkitkan semangat petani dalam mendukung IP300 dengan target swasembada satu juta ton beras pada 2025.
“Pemerintah daerah terus memberi dukungan melalui penyediaan alsintan, irigasi, pupuk, benih, pompanisasi, hingga listrik masuk sawah,” tuturnya.
Selain beras, Sidrap juga menargetkan produksi telur terbesar di Sulsel, peningkatan hasil perkebunan, serta pengembangan energi terbarukan.
Arak-arakan karnaval kemudian berakhir di Lapangan Usman Isa Pangkajene, disambut meriah masyarakat. (GnD
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar