LKMM 2026 UMS Rappang Bangun Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa, Siapkan Agen Perubahan untuk Masyarakat
- account_circle Iful -
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Semangat melahirkan generasi muda yang kritis, visioner, dan berdaya saing terus diperkuat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang melalui pelaksanaan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar secara kolaboratif oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FAST).
Mengangkat tema “Gerakan Mahasiswa Sebagai Aktor Perubahan”, LKMM 2026 menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam membangun kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta kepekaan sosial di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis.
Ketua Panitia, Irwan Tri Putra, menjelaskan bahwa LKMM merupakan bagian penting dari proses kaderisasi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter calon pemimpin masa depan.
“Mahasiswa harus memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan manajemen, serta keberanian mengambil peran dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat. LKMM menjadi wadah untuk membentuk karakter tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM FISIP, Rezki Anugrah, menilai tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang berperan mengawal dinamika sosial, pembangunan, dan kebijakan publik.
“Mahasiswa bukan hanya penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus menjadi penggerak perubahan yang mampu memberikan gagasan, kritik konstruktif, dan solusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa,” tegasnya.
Semangat kolaborasi juga menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut. Ketua BEM FKIP, Febriani, menyebut kerja sama tiga BEM fakultas sebagai simbol kuatnya persatuan mahasiswa dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
“Melalui kolaborasi ini kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki semangat kebersamaan dalam membangun kualitas SDM yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Ketua BEM FAST, Muh. Darul Arqam, menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tetap dibarengi dengan kepedulian sosial. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi juga tetap memiliki kepekaan sosial agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata,” jelasnya.
Pelaksanaan LKMM 2026 mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa berbagai program studi. Selain materi kepemimpinan dan manajemen organisasi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, pengembangan kapasitas diri, serta penguatan wawasan kebangsaan dan sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menjadi kader mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi kampus, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, berpikir strategis, serta berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat.
Tema “Gerakan Mahasiswa Sebagai Aktor Perubahan” menjadi penegasan bahwa mahasiswa tetap memiliki peran penting sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen transformasi yang siap menghadapi tantangan masa depan serta membawa manfaat bagi bangsa dan negara.(GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar