Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Kebun ke Pasar Digital, UNIMEN dan UHO Ubah Potensi Kakao Desa Mata Allo

Dari Kebun ke Pasar Digital, UNIMEN dan UHO Ubah Potensi Kakao Desa Mata Allo

  • account_circle Basir
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID— Petani kakao di Desa Mata Allo, Kabupaten Enrekang, didorong tidak lagi bergantung pada penjualan biji kakao kering. Melalui teknologi pengolahan dan pemasaran digital, komoditas perkebunan tersebut diarahkan menjadi produk olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Rabu( 4/11/2026)

Upaya itu dilakukan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) bersama Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Program Kosabangsa 2026 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).

Program bertajuk Hilirisasi Produk Olahan Kakao melalui Penerapan Teknologi Natural-Based Alkalization dan Pemasaran Digital untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Mata Allo Enrekang tersebut menyasar persoalan yang kerap dihadapi masyarakat penghasil komoditas pertanian: keterbatasan kemampuan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Natural-Based Alkalization, yakni teknik pengolahan biji kakao dengan memanfaatkan bahan alkali alami. Teknologi ini diarahkan untuk menghasilkan bubuk kakao dengan warna lebih baik, tingkat keasaman lebih rendah, serta cita rasa yang lebih seimbang dan konsisten.

Bagi masyarakat Desa Mata Allo, penerapan teknologi tersebut membuka peluang untuk mengembangkan usaha yang tidak berhenti pada produksi biji kakao. Bahan baku yang sebelumnya dipasarkan dalam bentuk mentah diharapkan dapat diolah menjadi produk dengan karakteristik dan nilai jual yang lebih kompetitif.

Untuk mendukung proses produksi, program ini menyiapkan sejumlah peralatan pengolahan, antara lain mesin sangrai, pemecah dan pemisah kulit biji, oven, penggiling kakao, mesin press hidraulik, serta hammer mill. Pengadaan peralatan tersebut disertai penyusunan standar operasional prosedur (SOP) penanganan pascapanen dan pengolahan agar proses produksi berlangsung lebih terarah.

Program ini melibatkan dua kelompok masyarakat sebagai mitra utama. Kelompok Tani Salu Bendo’ memiliki 19 anggota, sedangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Al Hadi beranggotakan 20 orang. Keduanya diarahkan mengambil peran berbeda tetapi saling melengkapi dalam membangun usaha kakao berbasis potensi lokal.

Keterlibatan perempuan menjadi salah satu bagian penting dari program tersebut. KWT Al Hadi diarahkan untuk mengembangkan diversifikasi produk, identitas merek, desain kemasan, hingga promosi dan pemasaran digital.

Dengan demikian, peran perempuan tidak hanya berada pada proses pengolahan, tetapi juga diperluas ke aspek pengembangan produk dan pengelolaan pasar. Keterampilan tersebut diharapkan membuka peluang usaha produktif sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam aktivitas ekonomi desa.

Ketua Kelompok Tani Salu Bendo’, Sopian, S.Pd., menyambut baik pendampingan yang diberikan kepada para petani. Ia berharap pengetahuan dan teknologi pengolahan yang diperkenalkan dapat membantu kelompoknya mengembangkan hasil kakao agar tidak hanya dijual sebagai biji kering.

Harapan serupa disampaikan Ketua KWT Al Hadi, Nida Wahyuni. Menurutnya, keterampilan pengolahan perlu diikuti kemampuan mengemas dan memasarkan produk secara menarik agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Karena itu, penguatan produksi dalam program ini berjalan beriringan dengan pengembangan pemasaran digital. Masyarakat didorong membangun identitas merek, desain kemasan, akun media sosial bisnis, toko pada marketplace, serta laman digital yang terintegrasi dengan kanal pemasaran,” katanya, Sabtu (31/10/2026).

Strategi tersebut diarahkan agar produk kakao Desa Mata Allo memiliki identitas yang lebih kuat dan tidak hanya bergantung pada pemasaran konvensional. Akses pasar digital juga diharapkan membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh konsumen di luar wilayah Enrekang.

Program Kosabangsa 2026 ini dilaksanakan oleh tim UNIMEN yang dipimpin Dr. Asbar, M.Pd., M.Hum., bersama anggota Nirma Septia Ramlan Anjas, S.P., M.Si. dan Zarina, S.Pd., M.Ak. Tim pendamping dari UHO dipimpin Prof. Dr. H. Tamrin, S.P., M.P., bersama Dr. Nini Mila Rahni, S.P., M.P.

Kepala Desa Mata Allo, Usman Rasi, turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Dukungan pemerintah desa diharapkan memperkuat koordinasi dan partisipasi masyarakat, sekaligus membantu menjaga keberlanjutan kegiatan setelah masa pendampingan perguruan tinggi berakhir.

“Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi dan peralatan yang diperkenalkan benar-benar digunakan secara berkelanjutan, keterampilan masyarakat berkembang menjadi kemampuan produksi mandiri, serta produk yang dihasilkan mampu menembus pasar,” ujar Usman.

Di titik inilah keberhasilan hilirisasi kakao Desa Mata Allo akan diuji. Bukan semata pada tersedianya mesin pengolahan atau terbentuknya kanal pemasaran digital, melainkan pada kemampuan masyarakat mengelola usaha, menjaga kualitas produk, dan memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar dari komoditas yang mereka hasilkan.

Melalui kolaborasi UNIMEN dan UHO, Program Kosabangsa 2026 membawa satu agenda penting: mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga menjadi pelaku dalam rantai nilai produk kakao. ( Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GERAK CEPAT BABINSA BERSAMA BHABINKAMTIBMAS DAN WARGA PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI DUSUN KUNYI

    GERAK CEPAT BABINSA BERSAMA BHABINKAMTIBMAS DAN WARGA PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI DUSUN KUNYI

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 59
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID – Gerak cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Kopka Jemy Siswanto bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Kunyi, Desa Pinang, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Minggu (6/9/2026). Kebakaran diketahui terjadi pada titik koordinat 3°35’02.52″S, 119°45’32.1″E. Mendapat informasi adanya titik api, Koptu Jemy Siswanto bersama Bhabinkamtibmas dan warga segera […]

  • Pemkab Enrekang Raih WTP dari BPK Atas LKPD Tahun Anggaran 2025

    Pemkab Enrekang Raih WTP dari BPK Atas LKPD Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 102
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID, – Pemkab Enrekang akhirnya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025. Capaian Kab. Enrekang tersebut menjadi momentum dan energi penting bagi Pemkab Enrekang setelah tahun kemarin hanya memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Penyerahan Laporan Hasil […]

  • Kasatlantas Polres Enrekang selaku Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Enrekang

    Kasatlantas Polres Enrekang selaku Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Enrekang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 56
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID‘-Dalam rangka menyambut memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 71 Tahun 2026, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Enrekang , AKP.Muh.Ali.S.SOS. bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Enrekang. senin (7/9/2026) Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh segenap siswa, guru, serta staf sekolah. Sebagai bagian dari  Kasatlantas  polres Enrekang pengatur Lalu Lintas […]

  • Puluhan Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta, Gunakan Visa Kerja dan Kunjungan

    Puluhan Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta, Gunakan Visa Kerja dan Kunjungan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 591
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sebanyak 71 orang calon jemaah haji terpaksa harus menelan kekecewaan setelah petugas menggagalkan keberangkatan mereka di Bandara Soekarno-Hatta. Alasannya, mereka tidak memiliki visa haji resmi, melainkan hanya membawa visa kunjungan dan visa kerja. Kasus ini terungkap saat petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan dokumen keberangkatan. Dari pemeriksaan awal, terlihat bahwa para calon jemaah tersebut tidak […]

  • Semakin Diminati, Dealer Mobil Daihatsu Hadir Dengan Layanan Penjualan Dan Service Di Sidrap

    Semakin Diminati, Dealer Mobil Daihatsu Hadir Dengan Layanan Penjualan Dan Service Di Sidrap

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle kabarkita
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SIDRAP, Dealer Mobil Daihatsu PT. Makassar Raya Motor hadir dengan layanan Penjualan dan Service Kendaraan Daihatsu di Kabupaten Sidrap. Daihatsu menjadi salah satu pilihan kendaraan yang semakin di minati masyarakat dengan pilihan kendaraan mulai dari pemakaian pribadi hingga operasional para pengusaha. Daihatsu mempertahankan posisi kedua penjualan mobil nasional di tahun 2025, dengan dominasi type LCGC […]

  • Panorama Padi Menghijau Iringi Apel Pagi, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Makin Bersemangat

    Panorama Padi Menghijau Iringi Apel Pagi, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Makin Bersemangat

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID-Hamparan padi yang menghijau di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, menjadi pemandangan yang menyejukkan sekaligus membangkitkan semangat personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang saat melaksanakan apel pagi, Jumat (07/08/2026). Apel pagi yang digelar sebelum memulai aktivitas rutin menjadi momen penting untuk melakukan pengecekan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan agar seluruh sasaran fisik maupun nonfisik […]

expand_less