BAZNAS Enrekang Catat Tren Baru, Kontribusi ZIS Masyarakat Umum Capai Hampir Setara ASN
- account_circle Basir
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 181
- comment 0 komentar

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang mencatat pergeseran sumber pendanaan yang signifikan. Kini, dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola tidak lagi hanya bertumpu pada Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan telah merata dari masyarakat umum.
Hal ini disampaikan oleh Pimpinan I BAZNAS Enrekang, Ilham Kadir. Menurutnya, tren pengumpulan ZIS dalam lima tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dari sektor non-ASN.
Tren pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dalam lima tahun terakhir sangat signifikan. Saat ini sudah hampir setara dengan dana ZIS yang terkumpul dari ASN, yakni 48:52. Atau 48 persen dari masyarakat umum dan 52 persen dari ASN,” ujar Ilham Kadir, Senin (8/12/2025).
Sebagai gambaran, total dana ZIS yang dikelola BAZNAS Enrekang sepanjang tahun 2024 mencapai sekitar Rp 11,5 miliar. Dari jumlah tersebut, 48 persen di antaranya bersumber dari masyarakat umum.
Artinya, kini BAZNAS Enrekang tidak lagi sepenuhnya tergantung pada dana ZIS dari ASN,” tegas Ilham.
Dengan tren positif ini, BAZNAS Enrekang menargetkan komposisi yang lebih berimbang di periode mendatang. Targetnya, dalam lima tahun ke depan, kontribusi dari masyarakat non-ASN dapat ditingkatkan menjadi 70 persen, sedangkan dari ASN menjadi 30 persen.
Targetnya, lima tahun ke depan, atau periode berikutnya sudah 70:30, atau 70 persen non ASN dan 30 persen ASN,” pungkas Ilham Kadir.
Perubahan komposisi ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat luas dalam berzakat dan berbagi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu sumber pendanaan. <span;>(**)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar