Bangun Kawasan Produktif, Sidrap Jadi Sorotan Kementerian Transmigrasi
- account_circle Iful -
- calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
- visibility 52
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menerima kunjungan Inspektur Jenderal Kementerian Transmigrasi, Yusep Fatria, di ruang kerjanya, lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Jumat (14/11/2025).
Kunjungan itu turut dihadiri Inspektur I Imam Yunarto dan Sekretaris Inspektur I Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Rajumber Prihatin. Dari pihak Pemkab Sidrap hadir Wakil Bupati Nurkanaah, Sekda Andi Rahmat Saleh, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Siara Barang, Plt Kadis Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Adli Lukman, serta jajaran OPD terkait.
Bahas Progres Program Transmigrasi Sidrap
Pertemuan tersebut membahas perkembangan program transmigrasi di Sidrap, termasuk penguatan kerja sama antara Pemkab dan Kementerian Transmigrasi. Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat serta memaparkan progres lapangan.
“Transmigrasi yang ada di Sidrap ini menjadi pertumbuhan kawasan baru di daerah kami. Kawasan yang dulunya tidak terlalu produktif kini berubah menjadi kawasan subur dan berkembang,” ujar Bupati.
Syaharuddin mengungkapkan, jauh sebelum menjadi bupati, ia telah meninjau langsung lokasi transmigrasi dan mendengar berbagai keluhan warga. Setelah resmi menjabat, Pemkab bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Transmigrasi, termasuk mengalokasikan dukungan dana Rp3,5 miliar untuk penanganan kebutuhan para transmigran.
Pembangunan Fisik Dipantau Langsung
Bupati menegaskan dirinya turun langsung memantau seluruh pembangunan fisik, termasuk jalan, rumah, drainase, hingga jembatan. Ia memastikan semua kebutuhan pokok warga transmigrasi dapat direspon cepat melalui program yang berjalan.
“Yang tadinya hutan sudah menjadi jalan, yang tadinya sungai kini sudah ada jembatannya. Banyak titik yang sebelumnya tidak bisa dilalui warga kini sudah selesai dibangun. Saya senang karena masyarakat di sana sangat gembira,” jelasnya.
Pemkab juga telah menyiapkan tim pengawas serta melibatkan warga untuk memastikan progres pembangunan berjalan baik. Selain infrastruktur, pengembangan kawasan transmigrasi diarahkan pada penanaman berbagai komoditas produktif guna mendukung pertumbuhan ekonomi.
Kementrans: Sidrap Jadi Daerah Prioritas
Sementara itu, Irjen Kementerian Transmigrasi Yusep Fatria menyebut Sidrap sebagai salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus kementerian. Ia menegaskan konsep transmigrasi kini tidak lagi sebatas memindahkan penduduk, tetapi juga membangun peradaban dan kawasan ekonomi baru.
“Kalau kita lihat sekarang, transmigrasi sudah berbeda. Bukan hanya memindahkan penduduk, tetapi memindahkan peradaban, membangun kawasan, dan mengembangkan pola pembangunan yang memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Yusep.
Ia menekankan seluruh program harus operasional dan benar-benar memberikan manfaat. Infrastruktur seperti jalan dan drainase menjadi prioritas karena memiliki dampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi warga.
“Program ini harus betul-betul untuk masyarakat. Kita bangun jalan, drainase, itu semua bertujuan untuk kemajuan ekonomi dan memberikan dampak besar bagi kehidupan warga,” tutupnya. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar