Bupati Sidrap Dorong Pendidikan Berkarakter, Guru Diminta Tak Hanya Mengajar tapi Menggerakkan
- account_circle Iful -
- calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
- visibility 228
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menekankan pentingnya pendidikan berkarakter sebagai pondasi dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Temu Guru PGRI Cabang Panca Rijang, yang digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang, Selasa (22/7/2025).
Kegiatan bertema “Mewujudkan Pendidikan Unggul di Kabupaten Sidrap” ini turut dihadiri Wakil Bupati sekaligus Ketua PGRI Sidrap, Hj. Nurkanaah, Wakil Rektor UMS Dr. Andi Astina, serta ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengajak para guru untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi penggerak perubahan dalam dunia pendidikan.

“Saya berharap kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Mari kita ubah sikap acuh tak acuh menjadi semangat dan tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ujarnya tegas.
Ia menambahkan bahwa peran guru sangat strategis dalam membentuk karakter anak didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas, disiplin, dan memiliki empati sosial.
Pada kesempatan tersebut, juga digelar pelantikan pengurus PGRI Kecamatan Panca Rijang oleh Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Hj. Nurkanaah.
Ketua PGRI Panca Rijang yang baru dilantik, H. Dr. Rustam Efendy, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah guru di wilayah Panca Rijang saat ini mencapai 721 orang. Mereka terdiri dari guru ASN, PPPK, dan honorer, yang mengajar di lembaga pendidikan mulai dari tingkat TK/PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta.
Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas pendidikan, dalam acara ini juga diluncurkan Program Bio Edu (Biology Education), sebuah inisiatif untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis lingkungan hidup. Program ini diharapkan mampu membangun kesadaran ekologi di kalangan siswa sejak dini.
Acara ditutup dengan sesi dialog interaktif antara guru dan pemerintah daerah, yang membahas berbagai tantangan dan peluang dalam upaya mewujudkan pendidikan unggul dan berkarakter di Kabupaten Sidrap. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar