Dari Polisi untuk Rakyat: Saat Aman dan Kenyang Diperjuangkan Bersama
- account_circle Iful -
- calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
- visibility 265
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Di tengah gejolak harga bahan pokok, terutama beras, halaman depan Mako Polres Sidrap pada Jumat pagi (8/8/2025) berubah menjadi oase harapan. Sejak matahari baru meninggi, deretan ibu rumah tangga sudah mengantre dengan wajah penuh harap, ingin membawa pulang beras murah untuk dapur keluarga.
Jajaran Kepolisian Resor Sidrap menggelar operasi pasar murah serentak sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah tekanan ekonomi masyarakat. Beras kualitas SPHP dari Bulog dilepas dengan harga hanya Rp57.500 per karung 5 kilogram — jauh di bawah harga pasar yang belakangan meroket.
Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, menyebut kegiatan ini sebagai langkah cepat membantu warga berpenghasilan rendah agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok.
“Pasar murah ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami ingin masyarakat, terutama para ibu rumah tangga yang menjadi ujung tombak ekonomi keluarga, tidak perlu lagi khawatir dengan harga beras yang terus naik,” ujarnya saat meninjau kegiatan.
Tak butuh waktu lama, ratusan karung beras yang disiapkan di Mako Polres ludes dibeli warga. Ada yang datang dengan motor, berjalan kaki, bahkan sambil menggendong anak. Senyum dan ucapan syukur mengiringi langkah mereka pulang, membawa beras berkualitas dengan harga ramah di kantong.
Tak hanya di tingkat Polres, 12 Polsek dan Polsubsektor di seluruh wilayah hukum Polres Sidrap juga menggelar pasar murah secara serentak untuk menjangkau masyarakat di pelosok.
“Kami imbau warga membeli sesuai kebutuhan agar semua bisa kebagian. Prinsipnya, adil dan merata,” pesan Kapolres.
Bagi sebagian warga, pasar murah ini bukan sekadar soal harga, tetapi juga bentuk penguatan daya tahan ekonomi di tengah situasi sulit. Kehadiran Polri, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan dapur masyarakat tetap mengepul.
AKBP Fantry menegaskan, kegiatan serupa akan terus dipantau dan dievaluasi. Jika diperlukan, pasar murah akan kembali digelar dalam waktu dekat.
“Kami ingin masyarakat Sidrap merasa tenang. Negara hadir, dan Polri siap memastikan ketersediaan pangan terjangkau bagi semua,” pungkasnya. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar