Rakor Pendidikan Sidrap: Bupati Tekankan Budaya Bersih sebagai Pondasi Karakter Siswa
- account_circle Uterus
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP — Pesan tegas disampaikan Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan Daerah yang digelar di Aula Saromase Kompleks SKPD, Senin (4/5/2026). Di hadapan para pemangku kepentingan pendidikan, ia menekankan bahwa pembentukan karakter siswa harus dimulai dari hal sederhana namun mendasar: budaya bersih di lingkungan sekolah.
Rakor yang berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional ini dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sirajuddin, Kepala BKPSDM Andi Bustanil, Kepala DPMPTSP Andi Nirwan Ranggong, para camat, serta kepala sekolah se-Kabupaten Sidrap.
Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menyoroti kondisi kebersihan sekolah yang dinilainya masih perlu pembenahan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak boleh hanya tampak rapi di bagian depan, tetapi juga harus bersih dan tertata di seluruh area.
“Sekolah harus bersih, bukan hanya di depan, tapi juga di dalam. Kebersihan harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan sesaat,” tegasnya.
Sebagai bentuk evaluasi, Bupati bahkan menampilkan video dari sejumlah sekolah yang telah ia kunjungi secara langsung. Tayangan tersebut memperlihatkan kondisi riil di lapangan sekaligus menjadi bahan refleksi bagi seluruh peserta rakor untuk melakukan perbaikan.
Tak hanya soal kebersihan, Syaharuddin juga mendorong peran aktif para camat dan kepala sekolah dalam menjangkau masyarakat, khususnya keluarga yang belum sepenuhnya memberikan akses pendidikan kepada anak-anak mereka. Ia menilai pendekatan langsung sangat penting untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari pendidikan.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi daerah yang unggul, berkah, dan bersih. Ia mengingatkan bahwa perubahan besar hanya bisa dimulai dari sektor pendidikan.
“Kalau kita ingin berubah, maka pendidikan adalah kuncinya. Dari pendidikan, kita bisa mencetak generasi cerdas, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun karakter yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menjaga kekompakan, meningkatkan etos kerja, serta terus menghadirkan inovasi di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga semangat kolaborasi di lapangan.
Sementara itu, Plt. Kadisdikbud Sidrap, Sirajuddin, memaparkan berbagai program, capaian, serta progres yang telah dijalankan oleh dinasnya. Paparan tersebut menjadi dasar evaluasi bersama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidrap.
Rakor kemudian ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung dinamis, sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan demi mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing di Sidrap. (*)
- Penulis: Uterus

Saat ini belum ada komentar