Retret KADIN 2025, Presiden Prabowo Ajak Wujudkan Indonesia Incorporated
- account_circle Iful -
- calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
- visibility 399
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, KBK — Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus Sekjen Partai Perindo, Andi Yuslim Patawari (AYP), menegaskan bahwa KADIN Indonesia mendukung penuh ajakan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan konsep Indonesia Incorporated. Konsep ini merupakan pendekatan strategis di mana pemerintah dan pelaku usaha bersinergi di bawah satu visi dan satu komando kepemimpinan nasional.
“Presiden Prabowo telah memberikan sinyal sangat jelas bahwa ke depan tidak boleh lagi ada ego sektoral, baik antar-kementerian dan lembaga, maupun antara pemerintah dan dunia usaha. Kita harus satu gerak, satu irama, di bawah komando presiden. Inilah pesan inti Indonesia Incorporated yang ingin diwujudkan Presiden Prabowo,” ujar AYP usai mengikuti pembekalan Retret KADIN 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jumat (8/8/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri antara lain oleh Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie, pengusaha senior seperti Aburizal Bakrie, James Riady, Franky Wijaya, MS Hidayat, Osman Sapta, Syarif Cicip Soetardjo, serta jajaran Pengurus Harian KADIN Indonesia, para ketua KADIN provinsi se-Indonesia, dan asosiasi di bawah KADIN.
Mantan Ketua DPP KNPI periode 2011–2014 itu menjelaskan bahwa konsep Indonesia Incorporated sejatinya bukan hal baru di dunia. Jepang menerapkannya pasca-Perang Dunia II dengan strategi keiretsu, yakni kolaborasi erat antara pemerintah, perbankan, dan industri. Korea Selatan juga sukses mengonsolidasikan kekuatan bisnis melalui konglomerasi chaebol yang didukung penuh negara. Kini, Presiden Prabowo ingin Indonesia mengambil langkah serupa, namun disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan bangsa.
“Indonesia Incorporated bukan sekadar jargon politik atau idealisme kosong, melainkan kebutuhan riil bangsa dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan kompetitif. KADIN siap berada di garis depan untuk mengonsolidasikan dunia usaha agar sejalan dengan kebijakan strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, sejahtera, dan bermartabat,” tegas AYP.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha besar dan kecil. “Pelibatan pengusaha besar agar peduli dengan pengusaha kecil akan menciptakan kerja sama saling mendukung. Inilah bentuk kebersamaan sebagai wujud nasionalisme pejuang ekonomi yang berwawasan kebangsaan,” pungkasnya. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar